WISATA NGANJUK JAWA TIMUR


terletak di desa ngliman, kecamatan sawahan, nganjuk jawa timur.

Dimana dari Bukit Watu Lawang trip­-er semua bisa menyaksikan susunan air terjun yang sangat apik tersusun di pegunungan yang ada sekitar 4 air terjun. 













Kawasan Destinasi Wisata Pantai Nusa Dua Bali, Indonesia

Pantai indah nan bersih adalah salah satu objek wisata pantai yang diidam-idamkan bagi setiap wisatawan. Apakah Anda sudah membuat daftar tujuan wisata keluarga yang hendak akan Anda kunjungi di kalah musim libur tiba? 

Tak perluh bersusah payah atau bingung mencarinya sebab berikut ini merupakan salah satu tujuan destinasi yang ramai dan di gemari oleh semua wisatawan, bukan hanya wisatawan local yang meramaikan destinasi wisata pantai Nusa Dua ini melainkan juga wisatawan yang datang dari luar Bali dan luar Negeri. 

Keindahan alam pantai dengan pasir putih dan deburan ombak tenang yang memecah kesunyian mampu membuat Anda terhipnotis sehingga pengen berlama-lama berada di pantai ini. Pantai Nusa Dua ini adalah pantai yang masuk kedalam salah satu pantai terbersih di Indonesia bahkan di dunia.


Destinasi wisata pantai Nusa Dua ini terdapat beberapa fasilitas pendukung yang cukup membantu Anda untuk memenuhi kebutuhan disaat liburan, adapun diantaranya, fasilitas penginapan seperti hotel dari yang biasa sampai hotel berbintang, restoran, café, toilet umum, tempat sampah dan beberapa sarana pendukung berupa aneka jenis permainan air yang seru dan menyenangkan.

Pantai Nusa Dua ini berlokasi di Kab. Badung, sebelah tenggara Pulau Bali dan tak jauh dari Bandara Internasional Ngurah Rai dan terletak tak jauh dari pusat ibukota Bali Denpasar yaitu sekitar 40 Km serta yang tak kalah menariknya pantai ini juga berdekatan dengan lokasi wisata alam pantai yang juga terkenal dengan keindahannya yaitu Pantai Tanjung Benoa. 


Apakah Anda penasaran?? Tungguh apalagi sepertinya destinasi wisata alam Pantai Nusa Dua dapat menjawab disaat musim libur tiba. Thanks. 

Objek Wisata Keluarga Pantai Tanjung Benoa Bali

Destinasi wisata Pantai Tanjung Benoa adalah salah satu  tujuan wisata pantai yang selalu ramai di kunjungi oleh wisatawan baik local maupun mancanegara. 


Wisata keluarga yang satu ini memiliki keunikan yang dapat dilihat salah satunya dari kondisi ombak pantai yang tenang, sehingga sangat baik buat berbagai jenis kegiatan olahraga permainan air.  Keindahan alam dari pantai Tanjung Benoa ini juga dapat dilihat dari kondisi pantai pasir putih dan air lautnya yang biru mempesona. 


Ada berbagai jenis permainan air yang dapat Anda temui serta coba saat berada di Pantai ini, dan semuanya seru dan menyenangkan, adapun diantaranya: scuba diving, snorkeling, seawalker, rolling donut, flying fish, banana boat, wakeboard, waterski, jetski, parasailing dan masih banyak lagi. selain memiliki berbagai jenis permainan air yang seru dan menyenangkan di Pantai Tanjung Benoa ini juga terdapat hotel dan villa sebagai tempat menginap di kalah Anda berlibur wisata di sini.


Apabila Anda sudah merasa puas dalam menikmati semua jenis olahraga permainan air bersama semua keluarga tercinta, ada baiknya Anda juga mengunjungi satu lagi tempat sarana edukasi keluarga yaitu mengunjungi pulau penyu yang jaraknya tak jauh dari lokasi pantai Tanjung Benoa dan dapat di tempuh dengan menggunakan perahu/kapal dari pantai Tanjung Benoa. 

Di dalam Pulau Penyu ini Anda dapat melihat serta memperoleh banyak pengetahuan tentang Penyu, Jalak Bali, dan Berbagai jenis Ular. Bila ditinjau dari letak lokasi destinasi wisata Pantai Tanjung Benoa ini sangat strategis dan mudah di jangkau, sebab pantai ini terletak di Kec. Kuta Selatan, Kab. Badung, Bali.

Surat Cinta untuk Blora Mustika (HUT 267 Blora)

Logo HUT 267 Kabupaten Blora
Dalam kamus ilmiah populer, retrospeksi adalah keinginan meninjau atau menghayati kembali ke belakang. Atau retrospeksi bisa juga dikatakan sebagai cara pandang terhadap apa-apa yang sudah dilakukan, yang mana termasuk di dalamnya mengevaluasi keberhasilan sekaligus kegagalan di masa lampau, serta berharap dapat membangun rencana langkah-langkah prospektif, terobosan-terobosan di masa depan. 

Mengapa membincangkan retrospeksi Hari Jadi Kabupaten Blora, dalam aras ini, menjadi sangat penting? Tentu saja usaha retrospeksi bermanfaat bagi kita dalam mengambil pelajaran dari peristiwa yang sudah-sudah. Mengutip Elisabeth Kubler Ross, “Tidak ada kesalahan, tidak ada sesuatu yang terjadi secara kebetulan. Seluruh peristiwa adalah anugerah yang diberikan kepada kita untuk kita pelajari.”

Usia Kabupaten Blora bisa dibilang tua, bahkan lebih tua dari usia kemerdekaan negara ini. Tepat pada tanggal 11 Desember 2016, genap warga Kabupaten Blora memperingati Hari Jadi Kabupaten Blora yang ke-267. Namun demikian, sudahkah seluruh masyarakat Blora merasakan kehidupan yang MUSTIKA di sini?

Saya memang tidak dilahirkan di Blora, tetapi saya dibesarkan di kabupaten tercinta ini. Dua puluh tahun saya berada di Blora tercinta, menurut hemat saya, belum banyak perubahan yang signifikan di sini. Tentu saja pengertian “perubahan” yang dimaksud bukan sebatas prestasi-prestasi pembangunan, karena “perubahan” tentunya pengertiannya harus lebih luas daripada itu.

Sebutan Blora Kota MUSTIKA (Maju, Unggul, Sehat, Tertib, Indah, Kntinyu, Aman), sampai hari ini pun menurut pendapat saya masih sekadar slogan. Blora masih belum MUSTIKA. Masyarakat kabupaten ini masih belum merasa memiliki slogan tersebut. Sampah di mana-mana dan parit-parit banyak yang tersumbat karena sampah. Taman-taman yang dibangun dengan dana puluhan juta itu apa kabarnya? Tak jarang belum genap satu tahun taman-taman yang seharusnya mempercantik tampilan kota justru terlihat menyedihkan. Pendek kata, kepedulian masyarakat kota ini terhadap kebersihan dan keindahan masih amat kurang. Menjadi kota indah dan nyaman hemat saya masih jauh dari harapan.

Dari aspek pariwisata, patutnya kita berterimakasih kepada kawula muda yang dalam beberapa tahun belakangan ini mulai sadar pariwisata. Anak-anak muda mulai mengupgrade pariwisata di kabupaten Blora, baik yang sudah terkelola, terlantar atau bahkan sudah terlupakan sama sekali. Harusnya ini menjadi sentilan tersendiri bagi pemerintah untuk merangkul anak-anak muda di setiap kecamatan guna mengembangkan pariwisata di seluruh penjuru Blora.

Dari aspek sarana prasarana umum, jalan raya dan pedesaan nampaknya masih menjadi PR panjang bagi pemerintah. Perlahan memang sudah mulai dirasakan pembangunan beberapa ruas jalan raya dan jalan desa. Namun, sayangnya seringkali proyek ini mangkrak, mogok di tengah perjalanannya sebelum selesai terlaksana seluruhnya.

Dari aspek ketertiban, masyarakat kota ini pun jauh dari kata “tertib”. Satu conth kecil, cobalah berkunjung ke kecamatan paling timur kabupaten Blora. Lalu lintas merupakan tempat yang tidak aman bagi pengendara, karena warga kota ini banyak yang “buta warna”. Lampu merah dipandang hijau, tak peduli disindir dengan bunyi-bunyi klakson dari motor-motor lain, tetap tancap gas, tabrak lampu merah! Kadang justru yang patuh pada lampu merah dicecar di jalan (pengalaman).

Dalam aspek pendidikan, kita harus terus berbenah. Masih banyak sekolah di kota ini yang minim perhatian, terutama kelengkapan sarana dan prasarana belajar mengajar. Mewujudkan Blora sebagai kota layak anak juga harusnya dijadikan motivasi kota ini untuk terus menerus berbenah diri.

Elemen masyarakat dan perangkat pemerintahan dari tingkat terkecil RT semestinya dilibatkan dengan gerakan Blora bersih, masyarakat dihimbau untuk membersihkan lingkungannya serta diberikan reward and punishment agar masyarakat terpicu akan sisi social serta menaikkan gaung HUT Kabupaten Blora. setelah bersih agar semakin  meriah setiap gang memasang umbul-umbul dan memeriahkan HUT dengan semangat kebersamaan. Kegiatan seperti ini, umumnya belum menyentuh seluruh lapisan masyarakat, baru masyarakat di pusat kta saja yang tersentuh oleh kemeriahan HUT Blora.

Selain itu juga pemerintah ada baiknya memiliki program yang sifatnya memelihara kebudayaan serta sejarah, misalnya dengan membuat arahan kepada semua pemilik usaha seperti hotel, restoran, perkantoran memasang ucapan selamat hari jadi dengan pantun yang tidak perlu diseragamkan, biarkan saja pemilik usaha atau perkantoran tersebut membuat parikan (pantun  jawa) dengan imaginasi mereka, setiap masyarakat pasti akan melihat dan membaca, budaya parikan pun akan kembali memasyarakat secara perlahan. tentu hal ini akan menarik, setiap orang akan berhenti membaca, pemenangnya mendapatkan penghargaan. Asalkan program ini dilaksanakan secara berlanjut maka kebudayaan akan terpelihara.

Selain pantun, pelaku usaha yang memiliki akses langsung ke masyarakat seperti mall, hotel dan restoran dihimbau untuk memperdengarkan lagu yang mBlora Banget baik itu lagu ataupun instrumennya, nah lagu-lagu itu bisa didapatkan dari hasil kompetisi atau lomba lagu khas melayu yang mungkin bisa lombakan sebagai rangkaian HUT Kabupaten Blora.


Intinya pemerintah mesti memiliki visi dan program yang jelas dan memasyarakat. Mensikapi program great sale, saya mendukung asalkan target pasar yg diraih tidak hanya kepada masyarakat kalangan atas saja namun semua kalangan. Inilah beberapa ide yang mungkin bisa kita kembangkan dan dipersiapkan nanti di HUT ke 267, tentu ide-ide gila yang lain pun mungkin ada didalam benak semua masyarakat, dengan program yang terarah serta tidak dadakan maka hasil maksimal akan bisa kita raih, sebab perencanaan telah di buat, pendanaan pun tentu akan lebih memadai.



Akhirnya, dirgahayu Bloraku, semoga Blora semakin kondusif serta dapat menjadi destinasi bagi wisatawan domestic maupun mancanegara. Jangan takut berinovasi dan memberikan yang lebih buat Kabupaten Blora, terutama kaum pemuda, karena masa depan Kabupaten Blora ini berada ditangan anda nanti.

[]Lovalia 

Renungan Hari Gunung Internasional


Peringatan setiap tanggal 11 desember hanyalah simbolis, 'penghargaan' tahunan teruntuk gunung-gunung di berbagai belahan dunia. Kesempatan ini diperingati untuk semakin menumbuhan kesadaran manusia tentang pentingnya gunung bagi kehidupan, sebagai anugerah sekaligus bencana, rumah bagi flora dan fauna, tempat melestarikan budaya dan juga sebagai daya tarik wisata.

Namun, sebesar apapun jasa gunung bagi manusia, seindah apapun gunung dipandang mata, sebagian manusia awalnya memproklamirkan diri sebagai penjelajah namun setelah dimabuk oleh 'pesona' gunung berubah haluan menjadi seorang penjajah. Tak sedikit gunung-gunung dijarah, digunduli, di komersialisasi secara berlebihan dan ditumpuki sampah.

Belum lagi tragedi kecelakaan berujung maut pada saat mendaki gunung yang beberapa kejadian diakibatkan oleh kurangnya persiapan semakin hari semakin santer terdengar. Kematian sangat dekat di tempat yang selama ini dipuja-puji sebagai 'surga'. Ya, surga berbahaya tersebut bernama gunung.

Gunung memang tak punya hati, tapi dia patuh terhadap Sang Pencipta dan Gunung sangatlah rapuh maka itulah kepedulian manusia dibutuhkan. Selamat Hari Gunung bagi kawan-kawan yang selama ini mengexpresikan kepeduliannya terhadap gunung dimanapun, sebesar atau sekecil apapun usaha kalian seperti membawa turun sampah pribadi dikala berwisata gunung sangatlah berdampak besar.
-
Semoga kedepannya gunung tidak hanya dianggap sebagai objek tanah dan bebatuan yang menumpuk, lebih dari itu, ada tanggung jawab besar dari generasi ke generasi manusia agar kelestariannya dapat tetap terjaga. Salam lestari.

[]Lovalia Inspired By : #gunungindonesia

Pantai Pandawa Badung Bali Yang Mempesona

Di kalangan Travelor/wisatawan yang sering menjadikan pulau Bali sebagai salah satu tujuan destinasi wisata keluarga di saat hari libur tiba, bila mendengar nama destinasi wisata pantai yang satu ini pasti sudah biasa

Iya benar sekali.. sebab keindahan alam dari destinasi wisata pantai yang kali ini akan kita bahas di saat sekarang ini memang menjadi tranding di public maupun media maya/sosial. Tak dapat di sangkal lagi bahwa keindahan alam dari pantai yang mendapat julukan dari para wisatawan Australia sebagai pantai Secret Beach (Pantai Rahasia) memancarkan keindahan yang luar biasa mantap.


Pantai ini bernama Pantai Pandawa Kutuh dan memiliki keunikan yang patut untuk Anda rasakan adapun keunikan dari pantai indah ini ialah kondisi dari pasir putih dan biru jernih air lautnya. Keindahan alam pantai yang masih terjaga kelestarian dan kebersihannya ini selalu membuat para wisatawan yang datang kesini menuai decak kagum. 

Pantai Pandawa Kutuh ini sendiri berlokasi di Kec. Kutuh Selatan, Kab. Badung atau berada di Desa Kutuh, Bali. Pantai Pandawa ini berlokasi tak jahu dari Bandara Internasional Ngurah Rai yaitu berjarak + 18 Km dan dapat ditempu dalam waktu 45 menit s/d 1 jam saja. 


Kondisi sarana berupa jalan untuk dapat menuju Pantai Pandawa ini sangat baik mulus dan cukup lebar, penampakan alam disisi jalan juga dapat Anda lihat yaitu berupa perbukitan kapur yang eksotis seperti keeksotisan dari pantai Pandawa.

Tungguh apa lagi??. Rasa penasaran akan menghampiri Anda, dari pada rasa penasaran itu berlarut-larut langsung saja datang dan nikmatilah keindahan pantai Pandawa bersama teman maupun keluarga tercinta. Sekian.

Objek Wisata Pantai Seminyak Bali Yang Memukau

Inilah salah satu spot wisata yang selalu ramai di kunjungi oleh wisatawan baik wisatawan domestic ataupun wisatawan yang datang dari luar negeri.


Keindahan pantai yang memiliki karakteristik pantai pasir lembut dan landai ini menjadi tujuan wisata keluarga favorit, terutama dikalah saat-saat yang ditungguh-tungguh, yaitu menantikan Sunset atau matahari terbenam. 


Pantai indah yang berlokasi di Kec. Kuta, kab. Badung atau yang lebih tepatnya berada di Desa Seminyak ini memiliki fasilitas sarana maupun prasarana yang sangat memadai, adapun sarana yang dapat Anda dapat ketika berlibur wisata keluarga di pantai Seminyak ini adalah tempat penginapan berupa Villa maupun hotel yang dapat di pilih sesuai keinginan, serta fasilitas restoran yang silahkan dipilih sesuai dengan selera Anda.

 
Selain dari sarana dan prasarana yang tadi sudah dijelaskan di spot wisata pantai Semiyak ini juga memiliki sarana permainan keluarga yang juga patut untuk Anda coba di kalah berada di destinasi wisata pantai Seminyak, adapun diantaranya ialah: Banana boat, speedboat, diving, snorkeling, dan cocok juga buat Anda para peci nya olahraga surving sebab ombak yang berada di pantai seminyak ini juga baik buat olahraga ini.


Setelah capek menikmati segala jenis permainan dan hari pun sudah mulai petang, hal yang sangat baik buat Anda untuk duduk-duduk bersantai di bawah tenda payung yang telah disediakan buat para tamu hotel/Villa sambil menikmati beberapa hidangan lezat dengan di temani panorama Sunset yang mamukau takjub akan Ciptaan Yang Maha Kuasa.

Cukup sekian informasi dari penulis mengenai karakteristik destinasi wisata keluarga Pantai Seminyak ini, semoga bermanfaat dan dapat menjadi referensi liburan seru Anda bersama teman-teman dan keluarga tercinta.

Wisata Kalimantan - Wisata Gratis Tepian Sungai Mahakam

Gambar terkait
Sungai Mahakam dengan latar belakang Islamic Centre Samarinda

Sungai Mahakam , kawasan wisata alam ini tempat bersantai pada sore hari sambil menikmati jajanan , berperahu ditepian sungai Mahakam.
Sungai Mahakam merupakan sungai terbesar yang membelah provinsi Kalimantan (Borneo) Timur. Alur sungai ini, sebagian besar mengitari wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara, Kabupaten Kutai Barat, dan Kota Samarinda. Bagian hulu sungai ini melintasi Kabupaten Kutai Barat, sementara bagian hilirnya melintasi Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kota Samarinda. Sungai Mahakam bisa dikatakan menjadi jantung kehidupan bagi sebagian besar masyarakat Kalimantan (Borneo) Timur.

Menikmati Sungai Mahakam
Di Samarinda, tepian Sungai Mahakam dimanfaatkan sebagai area publik yang menjadi tempat bersantai, khususnya pada sore hari. Pemerintah daerah setempat sudah menata sedemikian rupa, sehingga masyarakat tampak nyaman berada di tempat itu.

Menjelang sore hari, kita akan melihat puluhan pedagang membuka lapak-lapak makanan dan minuman, berikut tempat duduk untuk bersantai. Persewaan mainan pun tersedia bagi mereka yang ingin memanjakan anak-anaknya. Makanan yang dijajakan, sebenarnya tak terlalu banyak, seperti bakso, mie ayam, nasi goreng, mie goreng, dan jagung bakar. Tapi, suasana menjadi salah satu hal yang dijual di kawasan itu.

Menjelang matahari terbenam, kawasan tepian Mahakam akan semakin ramai dikunjungi. Sebab, menikmati senja di tepian menjadi daya tarik tersendiri. Bagi yang ingin menikmati suasana lain, beberapa rumah makan yang terletak di kawasan perbukitan juga menawarkan keeksotisan sebuah sungai yang bisa dinikmati dari ketinggian.

Di kawasan tepian kota ini, kita juga bisa menemukan sentra penjualan amplang dan oleh-oleh khas Kalimantan (Borneo) Timur, juga puluhan penjual telur penyu. Telur penyu, konon berkhasiat mengobati berbagai jenis penyakit.

Di Kota Tenggarong, Sungai Mahakam juga bisa dinikmati dari sebuah pulau yang berada ditengah sungai yang melintasi kota tersebut. Pulau itu adalah Pulau Kumala, yang telah dikelola menjadi sebuah taman wisata. Beragam wahana bisa dinikmati dengan tiket masuk yang sangat terjangkau.

Sungai Mahakam sebagai Jantung Transportasi
Beberapa wilayah di Kalimantan (Borneo) Timur hanya dapat dilalui dengan menggunakan transportasi sungai. Bahkan, transportasi sungai masih menjadi andalan bagi pengangkutan barang di Kalimantan (Borneo) Timur. Panjang sungai ini mencapai 920 km. Beberapa anak sungai yang bermuara di Sungai Mahakam diantaranya Sungai Tenggarong, Sungai Belayan dan Sungai Lawa.

Menyusuri tepian Sungai Mahakam, kita akan menemukan berbagai aktivitas sosial masyarakat yang wilayahnya dilintasi sungai tersebut. Aktivitas tersebut misalnya pemanfaatan sungai sebagai sarana transportasi untuk angkutan penumpang dan barang, serta hasil bumi yang diperdagangkan antar pulau dan diekspor ke berbagai negara, aktivitas nelayan pencari ikan dan kegiatan jual beli ikan hasil tangkapan.

Sebagian besar daerah hulu Sungai Mahakam hanya dapat dijangkau dengan menggunakan ketinting atau perahu motor, juga taksi air (kapal) jarak jauh. Pelabuhan Mahakam Hulu, menjadi titik keberangkatan kapal motor jarak jauh menuju sejumlah daerah diantaranya Melak, Long Iram, Long Bagun yang jarak tempuhnya antara satu hingga dua hari.

Tidak terlupakan sebuah mitos yang sangat kuat di masyarakat setempat, Barangsiapa datang ke Samarinda dan kemudian minum air Sungai Mahakam maka dia akan kembali lagi. Wow, insyaallah saya ke sana lagi ya hihi :) 

[]Lovalia : dengan memadukan beberapa sumber yang ada